24 Februari 2016



Pada suatu hari Tino disuruh oleh gurunya untuk membuat pidato bertema pangan dan dikhususkan pada Cabe. Tino pun membuat pidato itu, tetapi ia bingung hendak memilih kata – kata, dan akhirnya ia menemukannya.
Keesokan harinya ia disuruh membacakan pidato itu didepan kelas, dan yang terjadi malah gelak tawa diseluruh kelas tersebut. Karena pada akhir dari pidato tersebut Tino menyampaikan :
Dan saya berpesan untuk para cabe – cabean diindonesia supaya mereka sadar dan tidak terjebak di dunia gelap. Cabe – cabean adalah wanita yang bersifat tidak tepat jadi marilah kita rangkul cabe - cabean itu.demikianlah pidato yang dapat saya saampaikan akhir kata saya berpesan untuk sadar dari sifat cabe-cabean itu.”